
Tanjung Jabung Timur – MTsN 2 Tanjung Jabung Timur resmi membuka Pesantren Ramadhan 2025 pada Senin (17/3/2025). Hari pertama kegiatan ini berjalan lancar dengan diikuti oleh seluruh siswa, dewan guru, serta panitia pesantren. Rangkaian acara diawali dengan Shalat Dhuha berjamaah yang dipimpin oleh H.M. Arfah, M.Pd. sebagai imam. Kegiatan ini bertujuan untuk membiasakan siswa dalam menjalankan shalat sunnah serta meningkatkan kedekatan spiritual mereka kepada Allah SWT.

Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Asmaul Husna yang dipandu oleh pengurus OSIM. Suasana khusyuk dan penuh kekhidmatan terasa saat lantunan 99 nama Allah dikumandangkan, menciptakan atmosfer religius yang semakin memperkuat semangat ibadah peserta.
Memasuki agenda berikutnya, seluruh peserta didik mengikuti Tadarus Al-Qur'an yang dipandu oleh Jawiyah, S.Pd. dan Nur Asiah Ritonga, S.Pd. Para siswa tampak antusias membaca ayat-ayat suci Al-Qur'an secara bersama-sama, menambah keberkahan di awal kegiatan Pesantren Ramadhan ini.

Tepat pukul 09.45 WIB, acara pembukaan resmi Pesantren Ramadhan 2025 digelar dengan sambutan dari Kepala Madrasah, H.M. Arfah, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa kegiatan Pesantren Ramadhan ini merupakan kesempatan berharga bagi siswa untuk memperdalam pemahaman keislaman, meningkatkan keimanan, serta membentuk karakter Islami yang kuat.
Setelah pembukaan, kegiatan berlanjut dengan sesi materi pertama yang mengangkat tema "Hukum Dasar Puasa Wajib" yang disampaikan oleh H.M. Arfah, M.Pd. Materi ini membahas dasar-dasar hukum puasa, kewajiban menjalankan ibadah puasa, serta keutamaan bulan Ramadhan bagi umat Islam. Para siswa menyimak dengan penuh perhatian dan mencatat poin-poin penting yang dijelaskan oleh pemateri.
Setelah sesi pertama selesai, peserta diberi waktu istirahat selama 20 menit untuk melepas lelah sebelum melanjutkan materi berikutnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi materi kedua, yang mengangkat tema "Hal-hal yang Membatalkan Puasa" oleh Arif Santoso, S.Pd. Dalam sesi ini, dijelaskan berbagai faktor yang dapat membatalkan puasa serta cara menggantinya sesuai syariat Islam. Para siswa juga diberikan kesempatan untuk bertanya langsung kepada pemateri guna memperdalam pemahaman mereka.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan hari pertama, seluruh peserta melaksanakan Shalat Dzuhur berjamaah, yang dipimpin oleh Ust. Mustagfirin, S.Pd.I sebagai imam. Kegiatan ini menjadi refleksi bagi para siswa setelah mengikuti serangkaian pembelajaran keagamaan yang penuh makna.
Dengan berlangsungnya hari pertama Pesantren Ramadhan 2025, diharapkan para peserta semakin termotivasi untuk mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat dan kesungguhan. Kegiatan ini bukan hanya sekadar rutinitas keagamaan, tetapi juga sebagai ajang pembinaan karakter Islami yang akan membawa manfaat bagi kehidupan mereka di masa depan.
|
63x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tanjung Jabung Timur dan Sekitarnya
Memuat tanggal...